Prospek Perusahaan dengan Sertifikasi SMK3 Depnaker

Prospek Perusahaan dengan Sertifikasi SMK3 Depnaker

Indonesia adalah negara dengan potensi tambang sumber daya alam yang sangat besar. Hal ini membuat banyak perusahaan pertambangan menyerbu berbagai titik tambang di berbagai daerah, merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen dan Kesehatan Kerja, perusahaan wajib memilki sertifikasi SMK3 Depnaker untuk perusahaan pertambangan yang memiliki lebih dari 100 pekerja. Oleh karena itu Setiap perusahaan harus memperhatikan dan mempelajari terlebih dahulu Bagaimana proses sertifikasi itu dijalankan.

Bagi perusahaan yang memiliki pekerja apalagi pabrik tentu diharuskan untuk memiliki sertifikasi yang satu ini karena memang menjadi salah satu hal yang menjadi kewajiban dan keharusan. Bagi perusahaan tidak memiliki atau melakukan sertifikasi ini, apakah akan ada sanksi yang diberikan. Namun demikian sebelum melakukan proses sertifikasi, telah disarankan untuk meminta bantuan dari jasa konsultan terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja yang harus disiapkan termasuk syarat dan ketentuan.

Apakah Anda sedang mencari prospek dari sertifikasi SMK3 depnaker? Silahkan baca disini beberapa informasi detailnya

Prospek Sertifikasi SMK3 Depnaker

Sertifikasi SMK3 Depnaker merupakan standar kelaikan dari sistem manajemen perusahaan dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja. Indonesia memiliki ribuan wilayah tambang yang terdapat disegala penjuru daerah, Indonesia adalah penghasil Batu Bara terbesar ke-5 di dunia. Oleh karena itu, ada banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di perusahaan Indonesia. Namun, masih banyak perusahaan pertambangan yang belum sesuai standar pertambangan internasional.

Investor umumnya akan menunjuk konsorsium yang memiliki standar terbaik, termasuk dalam standar manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Dengan nilai investasi rata-rata Rp 50 triliun per tahun di bidang pertambangan, perusahaan dalam negeri sedang mendapat kesempatan besar untuk itulah sertifikasi SMK3 Depnaker menjadi sangat penting dan juga mempunyai prospek bagus.

Dengan menyandang sertifikat SMK3, perusahaan-perusahaan pertambangan Indonesia akan memperoleh berbagai keuntungan, seperti.

  • Menjaga kepercayaan investor dalam menjalankan proyek pertambangan.
  • Membuat sistem manajemen menjadi jelas dan transparan, sehingga dapat lebih dipercaya.
  • Sebagai bukti atas komitmen perusahaan akan bekerja dibawah regulasi yang sah.
  • Melindungi hak-hak pekerja.

Nilain investasi asing ke perusahaan Indonesia yang terus meningkat, akan membutuhkan lebih banyak perusahaan untuk tawari kerjasama dalam proyek. Sasaran tambang di Indonesia bukan hanya pertambangan populer seperti minyak bumi, batu bara, nikel, timah, dan gas saja. Namun, pertambangan-pertambangan menengah seperti pasir besi, kapur, juga batu-batu mulia juga telah menjadi pertimbangan investor.

Sebelum mengajukan sertifikasi SMK3 Depnaker ada baiknya untuk bekerjasama dengan konsultan ISO/K3 yang berpengalaman dan terpercaya. SMK3 memiliki 166 kriteria standar yang harus dipenuhi agar dapat lulus audit SMK3.  Oleh karena itu konsultan iso akan menilai hal-hal mana saja yang akan mengakibatkan temuan fatality oleh auditor, dan memperbaikinya agar sesuai standar SMK3.